Uang Koin 100 Rupiah Rumah Gadang Edisi Tahun 1978 ini sebenarnya bukan koin biasa. Koin ini merupakan uang logam sebagai peringatan atau commemorative coin yang membawa pesan misi kampanye global FAO (Food and Agriculture Organization) di bawah PBB untuk menyebarkan pesan penting mengenai pelestarian lingkungan hidup. Serius banget ya misinya.
Kabarnya Koin ini dicetak secara massal oleh Peruri sekitar 67 juta keping, sehingga populasinya di masyarakat masih tergolong banyak dan tidak dikategorikan sebagai koin yang super langka.
Desainnya yang paling cakep diantara koin yang pernah dikeluarkan oleh Bank Indonesia lainnya (menurut saya) dan ekslusif karena membawa pesan internasional. Namun demikian tidak serta merta membuat harganya menjadi tinggi. Dalam hal ini saya rasa justru nilai sejarah dibalik misi lingkungan hidup dunia yang dibawanya membuat Koin Rumah Gadang 1978 ini tetap menjadi item yang sangat berharga untuk bagi para Numismator.
Bagian depan bergambar Rumah Gadang, rumah adat khas Minangkabau yang klasik dan indah. Pemaparan gambar Rumah Gadang pada koin ini memiliki sedikit versi yang berbeda dari uang Koin 100 Rupiah Rumah Gadang edisi Tahun 1973. Sisi belakang kita bisa melihat Gunungan Wayang yang secara tradisi Jawa melambangkan pohon hayat (pohon kehidupan) yang merepresentasikan dan membawa pesan mengenai kelestarian serta kekayaan hutan, diatas globe dan tulisan "Hutan Untuk Kesejahteraan". Disni kita dapat melihat pesan itu yang ingin disampaikan dengan sangat gamblang.
Berbahan Cupro Nickel dengan bentuk bulat tipis, tepian bergerigi dengan diameter 20,50 milimeter, sehingga memiliki kilau khas Nikel yang memukau saat masih baru. Sekali lagi kita ingatkan bahwa populasi uang ini masih sangat banyak. Meski membawa misi PBB, dikalangan Numismatik harga koin ini tidak mencapai ratusan juta ya bro. Dalam kondisi luster alias uncirculated, harganya hanya dipatok antara Ribuan hingga Puluhan Ribu saja di rentang waktu tahun 2025-2026.
Kabarnya Koin ini dicetak secara massal oleh Peruri sekitar 67 juta keping, sehingga populasinya di masyarakat masih tergolong banyak dan tidak dikategorikan sebagai koin yang super langka.
Desainnya yang paling cakep diantara koin yang pernah dikeluarkan oleh Bank Indonesia lainnya (menurut saya) dan ekslusif karena membawa pesan internasional. Namun demikian tidak serta merta membuat harganya menjadi tinggi. Dalam hal ini saya rasa justru nilai sejarah dibalik misi lingkungan hidup dunia yang dibawanya membuat Koin Rumah Gadang 1978 ini tetap menjadi item yang sangat berharga untuk bagi para Numismator.
Bagian depan bergambar Rumah Gadang, rumah adat khas Minangkabau yang klasik dan indah. Pemaparan gambar Rumah Gadang pada koin ini memiliki sedikit versi yang berbeda dari uang Koin 100 Rupiah Rumah Gadang edisi Tahun 1973. Sisi belakang kita bisa melihat Gunungan Wayang yang secara tradisi Jawa melambangkan pohon hayat (pohon kehidupan) yang merepresentasikan dan membawa pesan mengenai kelestarian serta kekayaan hutan, diatas globe dan tulisan "Hutan Untuk Kesejahteraan". Disni kita dapat melihat pesan itu yang ingin disampaikan dengan sangat gamblang.
Berbahan Cupro Nickel dengan bentuk bulat tipis, tepian bergerigi dengan diameter 20,50 milimeter, sehingga memiliki kilau khas Nikel yang memukau saat masih baru. Sekali lagi kita ingatkan bahwa populasi uang ini masih sangat banyak. Meski membawa misi PBB, dikalangan Numismatik harga koin ini tidak mencapai ratusan juta ya bro. Dalam kondisi luster alias uncirculated, harganya hanya dipatok antara Ribuan hingga Puluhan Ribu saja di rentang waktu tahun 2025-2026.
.jpeg)


.jpeg)





















